Pesan Gembala

Bagaimana Kita Hidup
Ibadah siang, 11 Juli 2010
Pdm. Agustinus Puspawiguna
Suatu hari beberapa bulan yang lalu, saya bercakap-cakap dengan seorang rekan gembala tentang apa yang harus dilakukan ke depan. Dalam percakapan itu kami sadar bahwa kami sudah ada di 2/3 dari kehidupan kami, tinggal 1/3 lagi yang harus kami jalani. Kebetulan kami berdua sudah melampaui 1/3 bagian hidup kami di dalam pelayanan, tetapi secara jujur kami berdua sama-sama akui, kami belum melakukan yang terbaik.
Rm 12:2-4, Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,Kami masih sekedar melakukan banyak perbuatan baik, tetapi masih kurang melakukan yang berkenan pada Allah, apalagi yang sempurna. Kesimpulan yang berhasil kami ambil saat itu adalah kami harus lebih fokus pada apa yang menjadi prioritas Allah bagi hidup kami !
- Misi-Penginjilan
- Sikap Yang Menentukan Masa Depan Kita
- Kerendahan Hati Awal dari Belas Kasihan
- Pengenalan tentang Injil Kerajaan Allah
- Mengalami Pemulihan Dari Tuhan
- Who Am I ?
- Menjadi Tidak Tergoncangkan
- Berhala Dalam Hidup
- Persiapan Mempelai Wanita Menyongsong Mempelai Pria
- Menyongsong Akhir Jaman
Pesan Gembala lainnya
Kotbah

Jangan Mudah Kecewa
Ibadah siang, 25 Juli 2010
Pdp. Joel Harahap
Bacaan Firman Tuhan : Matius 24:10-14; Amsal 16:23; Amsal 16:24; Amsal 22:9; Yesaya 48:17
Ke-12 murid Tuhan Yesus rindu agar Tuhan Yesus menjadi raja atas setiap orang Israel karena mereka ingin mempunyai raja sendiri seperti negara2 lain. Tapi Tuhan Yesus memberitahukan bahwa ini belum saatnya menjadi raja karena Tuhan Yesus tahu bahwa dia harus mati dan di bangkitkan pada hari ke-3. Akhir-akhir ini banyak orang yang mengalami depresi sehingga menjadi stress bahkan banyak yang bunuh diri, karena mereka belum menemukan keselamatan yang dari pada Tuhan. Saat orang begitu mudah tersinggung, kecewa maka mereka akan melakukan banyak perbuatan yang nekad. Siapakah orang yang paling sering membuat kita kecewa dan sakit hati? pasangan kita, teman kita, saudara kita, bahkan mertua kita.
Urapan Tuhan akan selalu tercurah bagi kita di setiap pagi, walaupun kita belum cuci muka atau mandi. Itu semua adalah kehendak Bapa di Surga yang ingin terus memberkati kita. Tuhan sangat rindu kepada kita bahkan Tuhan mau agar kita terus hidup dalam keintiman bersama Tuhan. Oleh sebab itu, janganlah depresi tapi intimlah terus dengan Tuhan. Tuhan ingin agar kita semua jangan hidup dalam kekecewaan, tapi hidup dalam keintiman dengan Tuhan.
- New Dimension of Life
- Respon Yang Benar Untuk Terus Naik
- Proritas Dalam Hidup Kita
- 8 Area Keintiman
- Mengatasi Tekanan
- Apa Yang Ada Dalam Kotak Kehidupanmu?
- Surga Terbuka
- Mendidik Anak dengan Hati
- Paskah : Tuhan Yesus Baik
- Tanda-tanda Akhir Jaman
Kotbah lainnya





