RENUNGAN
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
Jika suatu kali kita mendapat kesempatan dibawa oleh Tuhan selama 1 jam untuk mengunjungi salah satu dari 2 tempat berikut, yang pertama adalah 'Surga', dan yang kedua adalah 'Neraka', manakah yang akan kita pilih ?
Baca selengkapnya
SUPPLEMEN COOL - Minggu #4 Agustus
I Yohanes 2:1-6
Standar hidup dan kekudusan orang Kristen adalah “kita wajib hidup sama seperti KRISTUS”. Standar hidup kita bukanlah moral dunia, peraturan dunia, melainkan apa dan bagaimana YESUS KRISTUS telah hidup dan meneladaninya bagi kita. Walau standar hidup ini nampaknya terlalu tinggi dan mustahil untuk dapat kita jalani dan penuhi, tetapi Firman TUHAN berkata “bagi orang percaya tidak ada yang mustahil” (Markus 9:23). Hal yang kelihatan mustahil bagi dunia menjadi tidak mustahil bagi orang percaya oleh karena kita tidak bersandar kepada kekuatan kita sendiri, melainkan kepada kekuatan KRISTUS. Inilah mengapa untuk hidup sama seperti KRISTUS bukanlah hal yang mustahil untuk dilaksanakan.
Baca selengkapnya
SUPPLEMEN COOL - Minggu #3 Agustus
“Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika ALLAH kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Daniel 3:16-18)
Baca selengkapnya
SUPPLEMEN COOL - Minggu #2 Agustus
“Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul disuatu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, dimana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan ROH KUDUS, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh ROH itu kepada mereka untuk mengatakannya.” (Kisah 2:1-4)
Baca selengkapnya
SUPPLEMEN COOL - Minggu #1 Agustus
II KORINTUS 4 : 7
“Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari ALLAH, bukan dari diri kami.” (II Korintus 4:7)
Konteks dari ayat tersebut adalah perkataan Rasul Paulus yang ingin menjelaskan bahwa kuasa dan mujizat-mujizat yang terjadi dalam pelayanannya adalah untuk meneguhkan kesaksian Injil YESUS yang diberitakan. Itu bukan berasal dari dirinya tetapi harta yang ada didalam dirinya, yaitu ROH KUDUS yang juga dalam hidup kita. Paulus membuat suatu analogi berpikir bahwa pada waktu itu apabila orang-orang ingin menyembunyikan/menyimpan harta bendanya maka ditaruh dibejana tanah liat agar terhindar dari pencuri dan juga kelembaban. Untuk bisa membuat harta itu terpancar maka bejana itu harus diremukkan dan dihancurkan. Diri kita sebagai orang percaya adalah bejana tanah liat yang dimana didalamnya ada harta yang mulia yaitu ROH ALLAH (bacalah I Korintus 6:19).
Baca selengkapnya
SUPLEMEN COOL - Minggu #4 Juli 2010
“Nantikanlah TUHAN! Kuatkan dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mazmur 27:14)
Apapun yang engkau lakukan sehari-hari; entahkah itu pegawai perusahaan, wiraswasta, pelajar, ibu rumah tangga, pelayan Gereja, pensiunan, kakek-nenek dan sebagainya, Anda akan selalu berada dalam suatu kurun waktu yang terus bergerak maju dan tidak pernah bisa diulang kembali.
Baca selengkapnya
SUPLEMEN COOL - Minggu #3 Juli 2010
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8)
Sebelum TUHAN YESUS naik ke Surga, IA memberikan perintah terakhir kepada murid-muridNya -- yang artinya kita juga – untuk kita pergi dan mewartakan kebaikkan, kasih dan kemuliaan TUHAN kepada semua orang (baca bersama-sama Amanat Agung TUHAN di Matius 28:19-20). Tugas yang besar ini tentu tidak bisa dilaksanakan dengan kekuatan sendiri, itulah sebabnya TUHAN YESUS menjanjikan kuasa yang dari ROH KUDUS sehingga kita mampu untuk menjadi saksiNya di Yerusalem, Yudea, Samaria bahkan sampai ke ujung-ujung bumi. Kita semua mengerti dasar pemahaman mengapa kita membutuhkan kuasa untuk menjadi saksiNya, tetapi mari kita sekarang benar-benar lebih mendalami mengapa saat kita bersaksi demi namaNya, kita benar-benar membutuhkan kuasaNya.
Baca selengkapnya
SUPLEMEN COOL - Minggu #2 Juli 2010
“Sebab ALLAH berfirman: “ Pada waktu Aku berkenan,Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.” (II Korintus 6:2)
Waktu sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk menerima anugerah ALLAH yang ditawarkan, serta memanfaatkan segala anugerah ALLAH termasuk berkat jasmani dan rohani yang diberikan bagi kita. Sekarang adalah waktu kita mengalami perkenanan, jawaban doa dalam tahun pemulihan dan kelimpahan serta keselamatan bagi kita, keluarga, komunitas bahkan bangsa kita oleh karena pertolongan TUHAN.
Baca selengkapnya
SUPLEMEN COOL - Minggu #1 Juli 2010
“Sebab dukacita menurut kehendak ALLAH ! menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.” (II Korintus 7:10)
Surat yang kedua dari Rasul Paulus ini sebagai respon meminta maaf oleh karena telah membuat mereka berdukacita melalui tulisan surat yang pertama, tetapi dukacita itu mendatangkan sukacita bagi Paulus karena membuat orang-orang Korintus menjadi menyesal dan menyadari berbuat salah dalam kehidupannya. Paulus tahu bahwa tulisan surat I Korintus diilhamkan oleh ROH KUDUS, sehingga membuat orang-orang menaruh dalam hatinya dan menyebabkan mereka susah dengan mengambil keputuan bertobat.
Baca selengkapnya
SUPLEMEN COOL - Minggu #4 Juni 2010
Keluaran 41:37-57
Mari kita mengambil waktu untuk membaca dan menyimak kembali kisah Yusuf saat di Mesir, sebagaimana teks diatas.
Apabila kita perhatikan kehidupan Yusuf, sukses dalam hidupnya diperoleh melalui suatu perjalanan bak pasang-surut gelombang yang luar biasa. Lahir dari keluarga yang cukup berada, lalu dijual sebagai budak oleh kakak-kakak kandungnya sendiri, dijual ke Mesir, diangkat sebagai pembantu lalu kemudian kepala rumah tangga Potifar, difitnah oleh istri Potifar dan akhirnya dijebloskan dalam penjara. Kisah ini belum berakhir: ketika dalam penjara, Yusuf –dengan hikmat ALLAH- menerjemahkan mimpi yang didapat oleh Juru Roti dan Juru Minum Firaun. Ketika akhirnya Juru Minum dibebaskan, jasanya dilupakan sampai ketika akhirnya Firaun bermimpi, barulah sang Juru Minum mengingat akan hikmat yang dimiliki Yusuf. Ketika Firaun memerintahkan Yusuf dibawa kepadanya untuk menerangkan mimpi yang begitu mengganggunya, Yusuf dapat menerjemahkannya dengan tepat. Bahkan lebih dari itu, Yusuf bahkan memberikan usulan tepat bagaimana mengatasi persoalan yang akan dihadapi Mesir di masa mendatang. Dalam satu hari itu, seorang tahanan diangkat menjadi raja muda di Mesir. Kisah ini terus berlanjut sampai akhirnya dipertemukan kembali dengan seluruh kakak-kakak kandungnya dan Yakub, ayahnya.
Baca selengkapnya