SERMONS
Anak Muda Berkarakter Kristus

ON 15 OCTOBER 2017, BY BUDIYANTO GUNARSO

Roma 8:29 (TB) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Setiap kita mempunyai panggilan Ilahi yang harus tergenapi dalam hidup kita. Panggilan tersebut adalah untuk menjadi serupa dengan gambar Allah: memiliki karakter Kristus. Bila masing-masing dari kita mengintrospeksikan diri, apakah semakin hari kita semakin serupa dengan Kristus? Kristus layaknya menjadi cerminan atas pribadi kita, supaya pencapaian yang disasar bukanlah berdasarkan gambar dari orang lain, melainkan dari karakter Kristus sendiri. Karakter seperti Kristus, akan membawa kita pada kemenangan setiap hari bersama dengan berkat yang mengikutinya.

Galatia 2:20a (TB) namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.

7 karakter KRISTUS yang dapat kita lihat dari kata KRISTUS sendiri:

1. Kasih

Matius 9:36 (TB) Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Dasar pelayanan Tuhan Yesus adalah belas kasihan, begitupun dasar dari kekristenan adalah kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Apakah dasar dari pelayanan kita pada hari-hari ini? Apakah kita melayani dengan dasar kasih atau hanya untuk mengisi waktu luang kita? Kita mestinya sadar bahwa keberadaan kita sampai saat ini adalah karena kasih dan cinta Tuhan Yesus yang rela mati di kayu salib agar kita dapat hidup.

2. Rendah hati

Matius 23:11-12 (TB) Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

Kita harus belajar menjadi pelayan dan mempunyai sifat rendah hati seperti Tuhan Yesus. Dia yang merupakan Raja diatas segala raja dan Tuhan diatas segala tuhan, bersedia lahir di kandang domba, sebuah tempat yang sama sekali tidak mewah dan bahkan bisa dikatakan tidak layak. Teladanilah Tuhan Yesus dengan tetap hidup rendah hati.

Amsal 29:23 (TB) Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.

3. Integritas

Ayub 27:6 (TB) Kebenaranku kupegang teguh dan tidak kulepaskan; hatiku tidak mencela seharipun dari pada umurku.

Integritas adalah keteguhan, konsistensi, dan ketidakgoyahan. Kita harus tetap memegang teguh kebenaran dalam keadaan apapun, serta konsisten untuk tetap taat dalam melakukan kebenaran.

4. Sabar

Kolose 3:13 (TB) Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Kesabaran adalah ketenangan dalam menghadapi tekanan, cobaan, dan masalah hidup: kemampuan untuk menahan diri. Berusahalah untuk tetap sabar dalam keadaan apapun dan tetap setia mengikut Tuhan Yesus.

5. Tulus

Mazmur 24:4 “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

Tulus artinya tidak berpura-pura, dan segala sesuatu yang dilakukan berasal dari hati yang terdalam.

6. Untuk Tuhan saja hidupnya

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Prioritas hidup kita adalah melakukan kehendak Tuhan.

7. Selalu penuh pengampunan

Jangan pernah menyimpan kepahitan, selalu melepaskan pengampunan kepada siapapun yang mungkin pernah menyakiti kita.

Gereja itu seperti sebuah bengkel yang terus memperbaiki dan memoles hidup kita agar menjadi semakin serupa dengan Kristus

SELECT SERMON

Membuat Perbedaan

4 June 2017 | Pdp. Yosua Sudarsono
SELECT SERMON

Bangun dan Bangkitlah

12 March 2017 | Pdt. Agustinus Puspawiguna
SELECT SERMON

Berhenti Mementingkan Diri Sendiri

11 June 2017 | Pdt. Agustinus Puspawiguna