SERMONS
Jemaat yang Setia

ON 30 APRIL 2017, BY PDT. YANTO TJAHYADIKARTA

Wahyu 17:14 (TB) Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”

DNA gereja kita adalah restorasi pondok Daud yang dinyatakan dalam visi gereja kita yaitu “prajurit-prajurit Tuhan yang gagah perkasa yang memiliki gaya hidup berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalqm unity siang dan malam serta melakukan kehendak Bapa pada jaman ini”. Prajurit-prajurit yang gagah perkasa adalah prajurit yang menang di dalam peperangan. Salah satu bukti bahwa kita menang dari peperangan itu dinyatakan dalam kesetiaan kita mengikut Tuhan. Kita dipanggil untuk setia, setia itu dibuktikan saat kita berada di titik akhir suatu perjalanan bukan di awalnya. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan kesetiaan kita karena kita berada di akhir dan akhir zaman.

Baca Wahyu 2:8-11

Dalam Wahyu pasal ke 2 dan 3 ada 7 pesan Tuhan bagi 7 jemaatNya. 2 jemaat yang dipuji Tuhan adalah jemaat Smirna dan Filadelfia. Mereka ini adalah contoh jemaat yang setia.

Mari kita bahas sedikit mengenai kota Smirna. Jemaat Smirna ini adalah satu-satunya yang masih ada sampai sekarang meskipun mereka mengalami berbagai macam penganiaan.

Kesetiaan ini menjadi poin utama yang membawa jemaat Tuhan menjadi jemaat yang berkenan. Tuhan seringkali menggambarkan hubungan gereja dengan Tuhan seperti hubungan suami dan istri. Dalam hidup sehari-hari harus setia kepada pasangan dan keluarga kita, apabila kita tidak dapat setia dengan yang kelihatan apalagi dengan Tuhan yang tidak terlihat.

Apa dapat membuat kita tidak setia?

1. Kesusahan dan penderitaan
Kita akan dapat keluar dengan setia apabila teruji dalam kesusahan dan penderitaan. Seperti bangsa Israel yang harus melewati padang gurun. Seringkali juga terjadi di dalam hidup kita, kita harus melewati kesusahan dengan setia sehingga kita menang.

2. Kemiskinan
Kemiskinan secara materi dapat membuat kita tidak setia. Mungkin secara sadar tidak sadar kita menilai dunia secara materi atau dari penampilan. Kita memandang kemiskinan sebagai hal begitu buruk sehingga rela meninggalkan Tuhan demi kekayaan. Ketahuilah Tuhan kita bukan Tuhan yang melihat rupa tapi melihat hati. Seperti jemaat di Smirna yang pada kenyataannya miskin tapi kaya di mata Tuhan, berbanding terbalik dengan jemaat Laudikia yang begitu kaya tapi miskin di mata Tuhan.

3. Fitnah
Orang yang suka memfitnah adalah jemaat iblis. Meskipun kita difitnah, kita harus tetap setia di dalam Tuhan. Jangan takut dan menyerah akan apa yang harus kita derita.

Tuhan Yesus sendiri mengatakan kepada kita untuk tidak takut menghadapi apapun, kenapa?

1. Dia adalah Allah yang besar dan Maha Kuasa. Dia yang telah mati dan hidup kembali sehingga tidak ada kuasa apapun di bumi yang tidak tunduk di dalam namaNya. Dia sanggup berperkara dalam hidup kita.

2. Dia adalah Allah yang Maha Tahu. Tuhan sudah menderita sedemikian rupa dan Dia memahami segala apapun kesulitan yang kita rasakan. Entah itu kesepian kita, saat kita dikhianati, dicaci maki, diremehkan dan dijahati oleh orang lain meskipun kita tidak bersalah. Sadarilah bahwa Tuhan Yesus juga pernah mengalama kesemuanya itu. Sehingga kita tidak perlu merasa sendirian.

3. Untuk setiap kesusahan pasti ada akhirnya. Kesulitan apapun dalam hidup kita pasti ada akhirnya, sehingga kita tidak boleh menyerah di tengah jalan dalam menghadapinya.

Kita harus memiliki kasih yang mula-mula, tanpa kasih yang mula-mula ini sangat sulit untuk setia. Apakah kalau hubungan suami istri tidak bercerai berarti mereka orang yang setia? Belum tentu, apabila di dalam rumah tangga tidak terjadi perceraian tapi dipenuhi pertengkaran dan perselingkuhan itu sama artinya dengan ketidaksetiaan.

Kesetiaan itu diukur dari kasih kita kepada Tuhan, bukan dari apa yang terlihat diluar.

SELECT SERMON

Memenangkan Kekuatiran Hidup

14 February 2016 | Pdt. Agustinus Puspawiguna
SELECT SERMON

Memasuki Bulan Pembaharuan

26 March 2017 | Ps. Brigitta Grace Punia
SELECT SERMON

Anak Muda Berkarakter Kristus

15 October 2017 | Budiyanto Gunarso